Thursday, January 30, 2014
Philodendron Si Daun Warna Warni
Warna-warni daun philodendron memang terbukti bisa memberikan nuansa sejuk dan segar. Maka tak heran jika flora ini mendapat julukan aneka minuman yang menyegarkan.Philodendron memang bukan jenis tanaman baru. Beberapa bulan terakhir, keberadaanya sempat membayangi anthurium. Beberapa nursery telah memprediksikan calon ketenaran philodendron. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya nursery yang melakukan stok tanaman ini.
Awalnya tanaman ini hanya distok di bagian belakang nursey. Namun , awal tahun 2007 ini nampaknya para pemilik nursery telah banyak yang memajang phylodendron dalam geray yang terletak di depan. Bahkan, ada pula penjual tanaman yang memajang philodendron sebagai salah satu tanaman unggulan.
Berwarna-warni daunnya
Trend memang selalu diikuti dengan semakin meningkatnya jumlah permintaan. Akibatnya, harga pun menjadi semakin melambung. Jika kondisi seperti itu berlangsung terus, tak mustahil akan terjadi kelangkaan stok barang.
Philodendro termasuk jenis tanaman hias daun. Keberadaannya sering menjadi tredn pada waktu musim hujan. Tanaman ini banyak diminati lantaran mudah diperbanyak serta memiliki penampilan yang cantik.
Berbeda dengan anthurium, warna daun philodendron itu beragam. Ada yang berwarna hijau muda, kuning menyolok, jingga, merah dan cokelat kehitaman. Warna-warna daunnya yang beraneka ragam seperti itu membuat philodendron diberi julukan tertentu. Semisal philodendron dengan daun berwarna kuning menyuluk diberi juluka orange juice. Sebab, daun tanaman tersebut bisa menghadirkan kesegaran layaknya jus jeruk. Sementara itu, philodedron dengan daun berwarna hijau muda diberi nama melon juice.
Meski ragam jenis philodendron ada banyak, namun jenis philo eceng nampak paling banyak distok oleh para pedagang tanaman hias. Nampaknya naluri bisnis para pedagang tanaman hias tersebut mengatakan bahawa jenis philo eceng bakal menjadi tanaman favorit pada tahun ini.
Warna daun pilo eceng memang tidak semeriah bila dibandingkan dengan jenis lomon juice, melon juice dan orang juice. Warna daunya hijua muda dengan batang lebih cerah. Hanya saja, bentuk daun philo eceng lebih unik ketimbang bentuk daun jenis philo lain. Sosoknya menyerupai eceng gondok yang banyak tumbuh di rawa-rawa.
Batang daun philo eceng menggembung. Daunnya berbentuk lanset. Tebal serta berpenampilan kompak. Kualitas philo eceng ditentukan berdasarkan postur tanaman, bentuk dan ukuran tanaman. Pedagang biasanya memberikan kode kualitas tanaman dengan singkatan KW. Philodendron berkualita paling bagus diberi konde KW 1, kualitas di bawahnya KW 2 dan seterusnya.
Bandel dan mudah dirawat
Cara pemeliharaan philodendron tidak rumit. Tanaman ini tergolong jenis tanaman yang tahan panas, dan tahan ternaung. Jadi ia bisa ditanam di mana saja. Di taman maupun di teras, sebagai tanaman indoor. Hanya saja menurut pengakuan Yeti petani philodendron di Sawangan, Depok, jenis philo impor memiliki daya tahan yang tidak sebagau philo lokal. Daunnya mudah membusuk bila terlalu sering terkena air hujan.
Penampilan philodendron menjadi semakin cantik bila ditanam di daerah dataran tinggi. Posturnya semakin kompak seiring dengan semakin bertambah tingginya lokasi penanaman. Warna daunya pun akan menjadi kian pekat bila dibudidayakan di derah berhawa sejuk.
Tanaman ini juga mudah diperbanyak. Yaitu dengan jalan split anakan. Pertumbuhan philodendron tergolong cepat. Lebih cepat bila dibandingkan dengan anthurium.
Meski termasuk jenis tanaman yang bandel, bukan berarti philodendron kebal hama dan penyakit. Busuk pangkal daun, akar dan batang sering menerjang philodendron jika dibudidayakan di tempat yang terlalu lembap, dan kurang terkena sinar matahari. Hama penggerek senang mengganyang batang sera daun philodendron. Jenis hama lain adalah siput.
Serangan busuk akar bis adicegah dengan jalan mengatur frekuensi penyiraman. Jatah penyiraman cukup diberikan 1 kali saja dalam sehari. Agar air tidak menggenang, media tanam haru porus. Media tanam seperti itu bisa dibuat dengan meramu kompos, tanah dan sekam. Perbandingannya masing-masing 2 : 1 : 2. Serangan penyakit busuk juga bisa ditangkal dengan jalan menaruh tanaman di tempat yang cukup terkena sinar matahari. Philodendron juga sebaiknya dihindarkan dari terpaan air hujan sexcara langsung.
Philodendron adalah jenis tanaman hias daun. Maka, ia tidak butuh pupuk dengan kandungan Pospor dan Kalium yang tinggi layaknya jenis tanaman hias bunga. Pemupukan bisa dilakukan dengan menggunakan pupuk majemuk dengan kandungan N. P, dan K yang seimbang. Semisal 20 : 20 : 20 atau 15 : 15 : 15. Pemupukan dilakukan 1 – 2 kali dalam sebulan.
Kompak atau tidaknya tajuk philodendron sangat dipengaruhi oleh intensitas sinar matahari. Agar tajuknya bisa kompak, sebaiknya seluruh bagian tanaman terkena sinar matahari secara merata. Sinar matahari ang tidak merata bisa mengakibatkan pertumbuhan tajuk philo menumpuk di salah satu sisi. Bagian yang jarang terkena sinar matahari akan terhambat pertumbuhannya. Sehingga kelihatan kosong.
Tips dan trik agar daun mulus dan mengkilap
Daun philodendron bisa mulus jika sehat. Tanaman ini harus memperoleh jatah hara secara cukup dan seimbang. Agar daun tidak terbakar, sebaiknya ditaruh di tempat yang terhindar dari terik matahari. Daun bisa tampil mengkilap jika selalu dilap. Dilakukan dengan busa basah setiap sehari sekali.
Sumber : http://agriculturesupercamp.wordpress.com/
Kerja Keras Membuat Jamu Herbalnya Tersebar ke Pelosok Negeri
Usaha yang gigih serta kerja keras memang selalu membuka jalan menuju kesuksesan.
Hal itulah yang dirasakan Karyani (40). Berkat ketekunannya, kini ia bisa memetik buah jerih payah sebagai penggiat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang terbilang sukses di bidang minuman herbal.
Alhasil, dah modal hanya Rp50 ribu saja, Karyani mampu membangun usaha minuman herbal instan, yang dipasarkan ke sejumlah kota-kota besar di Tanah Air.
Kesuksesan Karyani ini pun tak lepas dari peran Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK), Sampoerna. Ya, sejak mengikuti pelatihan di sana, wanita yang mengenakan jilbab itu, diberikan pelatihan, serta kiat-kiat mengembangkan bisnis menjadi profesional, hingga sukses seperti sekarang.
Karyani pun mulai membangun bisnis I Irri) jim,i sejak 2000 silam. Mulanya, .ia secara tidak sengaja menyadari banyaknya hasil bumi di daerahnya terbuang sia-sia karena bernilai rendah.
"Hasil bumi tersebut antara lain te-mulawak, kunyit, jahe dan sebagainya. Sayang sekali potensi tersebut jika tidak dimanfaatkan," tutur wanita yang murah se nyum ini.
Berangkat dari keprihatinan tadi, akhirnya muncul Ide untuk mengolah hasil bumi tersebut menjadi minuman herbal instan. Apalagi penghasilan suaminya sebagai staf pamong desa tidak terlalu besar.
Semula, untuk memenuhi kebutuhan keluarga, perempuan ang lahir 16 November 1967 ini menjadi perias pengantin dan membuka usaha katering. Karyani kemudian memberanikan diri merogoh kocek sebesar Rp50 ribu sebagai modal awal, menjalankan bisnis herbalnya.
Dengan modal yang terbilang "cekak", Kanan! lantas membeli 10 kilo-gTam gula pasir dan temulawak dari petani setempat.
Awalnya Karyani memasarkan temulawak instan kepada tetangga sekitarnya. Proses pembuatannya masih sangat manual dan dikerjakan sendiri olehnya. Kemasan minuman herbal instan Ini masih sangat sederhana dengan ukuran 250 gram dengan harga Rp 4.000. Setiap harinya Kitryani dapat memproduksi sekitar 1 (satu) kilogram temulawak.
"Ya, kalau dulu paling yang laku hanya dua atau tiga kantong saja. Maklum, paling yang beli tetangga saja, belum dipasarkan ke luar kampung," tutur Karyani.
Kala itu, lanjut Karyani, jamu herbalnya dikemas dengan beberapa kantong plastik kecil, tanpa ada label, maupun gambar yang mampu memikat pembeli.
"Pokoknya sederhana bungkusnya,"ujar Karyani. Karyani pun tak patah semangat, merasa usaha yang dilakoninya dapat berkembang, ia berusaha mengikuti berbagai pelatihan untuk terus mengembangkan usahanya tadi.
Dia pun mengikuti berbagai pelatihan hingga ke Nganjuk dan Malang dari dinas pertanian daerah setempat agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan aman.
Di sana, kemampuan Karyani meracik berbagai jenis tumbuhan, menjadi jamu herbal kian mantap. Karyani pun terus melakukan inovasi dengan berbagai produk minuman herbal instan baru seperti kunyit asam, kunci sirih, mahkota dewa dan lain-lain.
Ternyata. kemampuan Karyani berinovasi belum juga mampu "mengangkat" usaha herbalnya. Hal ini dikarenakan, ia masih terkendala masalah pemasaran.
Peluang Karyani mengembangkan usaha jamu herbalnya akhirnya mulai menemukan titik cerah setelah mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK) Sampoerna pada 2005.
Di sinilah, Karyani mendapat ilmu baru berupa pelatihan-pelatihan terpadu seperti pelatihan strategi pemasaran, desain kemasan sampai perencanaan keuangan.
Karyani mengaplikasikan ilmu baru dari PPK Sampoerna untuk mengembangkan usaha minuman herbal instan yang dia beri nama kesiman Jaya. Kesiman adalah nama desa tempat Karyani bermukim. Dengan nama Kesiman Jaya, Karyani berharap dapat mengangkat desanya menjadi lebih sejahtera.
Setelah mengikuti pelatihan di PPK Sampoerna, bisnis Kanan) berkembang pesat. Total ada sebelas produk minuman herbal instan yang kesiman Jaya produksi hingga saat ini.
Perubahan terbesar dari segi kemasan menjadi botol plastik yang desain label menarik dengan ukuran 250 gram yang dibanderol dengan harga relatif terjangkau yakni Rp 13 ribu hingga Rp 15 ribu.
"Alhamdulillah, saya sekarang tidak kesulitan lagi dalam pemasaran. Jamu herbal saya sudah dipasarkan ke Jakarta, Surabaya, hingga Bali," ujar Karyani.
Kini, Karyani mampu memperkerjakan enam orang tetangganya untuk membantu pekerjaaanya memproduksi jamu herbal.
Saat ini Kesiman Jaya mampu menghasilkan lebih dari 200 botol minuman herbal instan per harinya dengan alat-alat
yang lebih modem.
"Daerah yang paling besar menyerap produk Kesiman Jaya adalah Bali. Setiap bulannya, Bali mampu menyerap 600 hingga 700 botol produk Kesiman Jaya," tutur Karyani
Berkembangnya usaha Karyani, tentu berdampak pada kondisi perekonomian keluarga. Berkat kerja keras serta perjuangan, kini Karyani bisa meraup keuntungan jutaan rupiah.
"Sebulan, saya bisa dapat keuntungan rata-rata hingga RplO jutaan. Ya, lumayan, sekarang saya bisa memenuhi kebutuhan keluarga, serta membayar biaya kuliah anak," ujar Karyanl
Karyani pun berharap, usaha jamu hcrbalnya bisa terus berkembang. Ia masih menyimpan mimpi, agar jamu herbal Kesiman bisa dipasarkan hingga ke luar negeri.
"Semua kesuksesan yang saya raih tak lepas dari peran PPK Sampoerna. Untuk itu, saya sangat berterima kasih. Semoga ke depan Jamu saya bisa lebih sukses. Tapi, yang terpenting adalah kerja keras, dan pantang menyerah." ujar Karyani. (*)
Hal itulah yang dirasakan Karyani (40). Berkat ketekunannya, kini ia bisa memetik buah jerih payah sebagai penggiat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), yang terbilang sukses di bidang minuman herbal.
Alhasil, dah modal hanya Rp50 ribu saja, Karyani mampu membangun usaha minuman herbal instan, yang dipasarkan ke sejumlah kota-kota besar di Tanah Air.
Kesuksesan Karyani ini pun tak lepas dari peran Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK), Sampoerna. Ya, sejak mengikuti pelatihan di sana, wanita yang mengenakan jilbab itu, diberikan pelatihan, serta kiat-kiat mengembangkan bisnis menjadi profesional, hingga sukses seperti sekarang.
Karyani pun mulai membangun bisnis I Irri) jim,i sejak 2000 silam. Mulanya, .ia secara tidak sengaja menyadari banyaknya hasil bumi di daerahnya terbuang sia-sia karena bernilai rendah.
"Hasil bumi tersebut antara lain te-mulawak, kunyit, jahe dan sebagainya. Sayang sekali potensi tersebut jika tidak dimanfaatkan," tutur wanita yang murah se nyum ini.
Berangkat dari keprihatinan tadi, akhirnya muncul Ide untuk mengolah hasil bumi tersebut menjadi minuman herbal instan. Apalagi penghasilan suaminya sebagai staf pamong desa tidak terlalu besar.
Semula, untuk memenuhi kebutuhan keluarga, perempuan ang lahir 16 November 1967 ini menjadi perias pengantin dan membuka usaha katering. Karyani kemudian memberanikan diri merogoh kocek sebesar Rp50 ribu sebagai modal awal, menjalankan bisnis herbalnya.
Dengan modal yang terbilang "cekak", Kanan! lantas membeli 10 kilo-gTam gula pasir dan temulawak dari petani setempat.
Awalnya Karyani memasarkan temulawak instan kepada tetangga sekitarnya. Proses pembuatannya masih sangat manual dan dikerjakan sendiri olehnya. Kemasan minuman herbal instan Ini masih sangat sederhana dengan ukuran 250 gram dengan harga Rp 4.000. Setiap harinya Kitryani dapat memproduksi sekitar 1 (satu) kilogram temulawak.
"Ya, kalau dulu paling yang laku hanya dua atau tiga kantong saja. Maklum, paling yang beli tetangga saja, belum dipasarkan ke luar kampung," tutur Karyani.
Kala itu, lanjut Karyani, jamu herbalnya dikemas dengan beberapa kantong plastik kecil, tanpa ada label, maupun gambar yang mampu memikat pembeli.
"Pokoknya sederhana bungkusnya,"ujar Karyani. Karyani pun tak patah semangat, merasa usaha yang dilakoninya dapat berkembang, ia berusaha mengikuti berbagai pelatihan untuk terus mengembangkan usahanya tadi.
Dia pun mengikuti berbagai pelatihan hingga ke Nganjuk dan Malang dari dinas pertanian daerah setempat agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan aman.
Di sana, kemampuan Karyani meracik berbagai jenis tumbuhan, menjadi jamu herbal kian mantap. Karyani pun terus melakukan inovasi dengan berbagai produk minuman herbal instan baru seperti kunyit asam, kunci sirih, mahkota dewa dan lain-lain.
Ternyata. kemampuan Karyani berinovasi belum juga mampu "mengangkat" usaha herbalnya. Hal ini dikarenakan, ia masih terkendala masalah pemasaran.
Peluang Karyani mengembangkan usaha jamu herbalnya akhirnya mulai menemukan titik cerah setelah mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan di Pusat Pelatihan Kewirausahaan (PPK) Sampoerna pada 2005.
Di sinilah, Karyani mendapat ilmu baru berupa pelatihan-pelatihan terpadu seperti pelatihan strategi pemasaran, desain kemasan sampai perencanaan keuangan.
Karyani mengaplikasikan ilmu baru dari PPK Sampoerna untuk mengembangkan usaha minuman herbal instan yang dia beri nama kesiman Jaya. Kesiman adalah nama desa tempat Karyani bermukim. Dengan nama Kesiman Jaya, Karyani berharap dapat mengangkat desanya menjadi lebih sejahtera.
Setelah mengikuti pelatihan di PPK Sampoerna, bisnis Kanan) berkembang pesat. Total ada sebelas produk minuman herbal instan yang kesiman Jaya produksi hingga saat ini.
Perubahan terbesar dari segi kemasan menjadi botol plastik yang desain label menarik dengan ukuran 250 gram yang dibanderol dengan harga relatif terjangkau yakni Rp 13 ribu hingga Rp 15 ribu.
"Alhamdulillah, saya sekarang tidak kesulitan lagi dalam pemasaran. Jamu herbal saya sudah dipasarkan ke Jakarta, Surabaya, hingga Bali," ujar Karyani.
Kini, Karyani mampu memperkerjakan enam orang tetangganya untuk membantu pekerjaaanya memproduksi jamu herbal.
Saat ini Kesiman Jaya mampu menghasilkan lebih dari 200 botol minuman herbal instan per harinya dengan alat-alat
yang lebih modem.
"Daerah yang paling besar menyerap produk Kesiman Jaya adalah Bali. Setiap bulannya, Bali mampu menyerap 600 hingga 700 botol produk Kesiman Jaya," tutur Karyani
Berkembangnya usaha Karyani, tentu berdampak pada kondisi perekonomian keluarga. Berkat kerja keras serta perjuangan, kini Karyani bisa meraup keuntungan jutaan rupiah.
"Sebulan, saya bisa dapat keuntungan rata-rata hingga RplO jutaan. Ya, lumayan, sekarang saya bisa memenuhi kebutuhan keluarga, serta membayar biaya kuliah anak," ujar Karyanl
Karyani pun berharap, usaha jamu hcrbalnya bisa terus berkembang. Ia masih menyimpan mimpi, agar jamu herbal Kesiman bisa dipasarkan hingga ke luar negeri.
"Semua kesuksesan yang saya raih tak lepas dari peran PPK Sampoerna. Untuk itu, saya sangat berterima kasih. Semoga ke depan Jamu saya bisa lebih sukses. Tapi, yang terpenting adalah kerja keras, dan pantang menyerah." ujar Karyani. (*)
Thursday, January 23, 2014
Kumpulan Auto text Blackberry terbaru
Kumpulan Auto Text Blackberry Terbaru - Ini adalah yang selalu ingin di cari banyak pengguna BB karena dengan ini maka anda akan bisa membuat kreasi terbaru untuk autotext bb terbaru sehingga anda bisa kirimkan kepada teman terdekat anda untuk suatu lelucon dan karya seni di blackberry anda sendiri. Sehingga mereka yang ada kirimi pastinya akan menyebarkan pula tentang autotext blackberry yang ada kirimkan sebelumnya.

Dengan hal ini pastinya sangat gokil banget bro..dan teman anda pastinya akan sangat suka sekali dengan apa yang ada kirimkan seperti auto text bb yang akan kami persembahkan di blog ini nantinya dengan mengetahui melihat di bawah ini agand-agand semua ya.
symbol BlackBerry®
☎ ☇ ☁ ☂ ♥ ♣ ♠ ♦ © ® ™ ☂ ☃ ☁ ☇ ⌣ ¶ ¿ § ø œ Œ Þ ™ ♥ ♣ ♠ ♦ ☎ ♍ ♑ ♉ ♐ ♈
♒ ♋ ♌ ♎ Σ Λ Γ ☑ ☀ Æ ⇆ ☎ ✆ ✉ ♊ ♏ ♓ Δ Ψ Φ Θ Ξ Ω ♢ ♤ ♧ ♡ Π Σ † τ λ ※
▲ △ ▼ ▽ № • ◦♏♠ ♥ ♣ ▲ ▼ ☎ ☁ ☂ ♋ ☇ ☺ ♡ ♑ ♌ † ♓ ♊ ♐ ✉ ⌣ ☎ ☑ ✆ ✉ ☀ ♠♣♥♦ ♈
♉ ♊ ♋ ♌ ♍ ♎ ♏ ♐ ♑ ♒ ♓ Δ Σ Λ Γ Ψ Φ Θ Ξ Ω ♢ ♤ ♧ ♡ ☂ ☆ ★♠ ♦ ♣ ♡ ♥ © ®
☺ § ™ ¤ ♂ ♀ * ☂ ☃ ☁ ☇ ⌣ ♋ ¶ ø œ Œ ¹²³ ¬ ∞ ° • o ‰ ∏ µ Δ Ω √ ¢ ¥ € £ ƒ
$ ≤ ≥ ± ≠ ~ ≈ ¼ ½ ¾ (( )) [ } » ÷ ` ” | ∫ ∑ †
‡ … ¦ ¿ ¡¤ ± µ ð̀́ Ώ Δ Θ έ ζ † ‡ ₣ ¬ ª ¯ ÷ Ξ♥ ♦ ♣ ♠ ▲ ► ▼ ◄º ¹ ² ¼
½ ¾ °® ©™♥ • @ √ ™ № ~ ξ € ≈ ® û â î ♣ ♠ εїз ^ + * % # ¨ o 0 »-> ø ¤ ?
¿ © † ♡ ζ ω ∏ √ ¤ ∞ ≠ ^_^ = » « ▲ γ ©†εïз ® © °¹²³∙ ◦ ♠ ♣ ° Ψ № ∑ ξ ζ ω ∏ √ ¤
∞ ≠ ^_^ = ≈ ▲ γ ō ε ┌ ω § Θ I ™ ù ν ώ x ч ž »»–>☀ e△.:*¨.:*√ ¤ ∞ ™ ♈ ♋ ≈ Ш ǎ ☃ ☎ ☺ Í Î Ï Ð ÑÒ Ó Ô Õ Ö × Ø Ù Ú Û Ü ÝÞ ß
àá â ã ä å æ ç è é ê ëì í î ï ð ñ ò ó ô õ ö ÷ ø ù ú û ü ý þ ÿ Āā Ăă Ąą
Ć ć ĉ Ċ ċ Čč Ď ď Đ đ Ē ē Ĕ ĕ Ė ė Ę ę Ě ě Ĝ ĝ Ğ ğ Ġ ġ Ģ ģ Ĥ ĥ Ħ ħ Ĩ ĩ Ī
ī Ĭĭ Į į İ ı IJ ij Ĵ ĵ Ķ ķ ĸ Ĺĺ ļ Ľ ľ Ŀ ŀ Ł ł Ń ń Ņ ņ Ň ň ʼn Ŋ ŋŌ ō Ŏő Œ
œ Ŕ ŕ Ŗ ŗ Ř řŚ ś Ŝ ŝ Ş ş Š š Ţ ţ Ť ť Ŧ ŧ Ũ ũ Ū ū Ŭ ŭ Ů ů Ű űŲ ų Ŵ ŵ Ŷ
ŷ Ÿ Ź ź Ż ż Ž ž ſ ƒ Ǻ ǻ Ǽ ǽ Ǿ ǿ ˆ ˇ ˉ ˘˙ ˚ ˛ ˝ ;· Έ Ή Ί Ό Ύ Ώ ΐ Α Β Γ
Δ Ε Ζ Η Θ Ι Λ Κ Μ Ν Ξ Ο Π Ρ Σ Τ Υ ΦΧ Ψ Ω ΪΫ ά έ ή ί ΰ α β γ δ ε ζ η θ
ι κ λ μ ν ξ ο π ρ ς σ τ υ φ χψ ω ϊ ϋ ό ύ ώ Ё Ђ Ѓ Є Ѕ І Ї Ј Љ Њ Ћ Ќ Ў Џ
А Б В Г Д Е Ж З И Й КЛ М Н О П Р С Т УФ Х Ц Ч Ш Щ Ъ Ы Ь Э Ю Яб в г д е
ж з и й к л м но п р с т у ф х ц ч ш щъ ы ь э ю я ёђ ѓ є ѕ і јј љ њ ћ
ќ ў џ Ґ ґ Ẁ ẁ Ẃ ẃ ẅ Ẅ Ỳ ỳ – — ― ‘‚ “ ” „ † ‡ •… ‰ ′ ″‹› ‾ ⁄ ₣ ₤ ₧ € №
™ ∂ ∏ ∑ ∕ ∙ √ ∞ ∫ ≈ ≠ ≤ ≥ ◦ [1] ♦ • Ǻǻ Ǽ ǽ Ế ế Ề °©•. ◦ εïз ♥♡ ♠♣※△∞≈¤
• . •®™†» «▲△▼№↓Ψ∑ξζω∏√ o(‧”’‧)o ºº*.:*¨ ..:*•.‧::‧ • ♥~♡~ō~↓oaPpY ω ♥
* ◦☎ ♥ ♡ ♠♡♣♤♥♧ Ẁ ẁ Ẃ ẃ Ẅ ẅ Ế ế Ề ề ½ ¾ ≈ ≠ ≤ ≥ ┌ ┐ └ │┌ ┐└ ☎ ☇ ☁ ☂ ♥
♣ ♠ ♦ © ® ™ ☂ ☃ ☁ ☇ ⌣ ¶ ¿ § ø œ Œ Þ ™ ♥ ♣ ♠ ♦ ☎ ♍ ♑ ♉ ♐ ♈ ♒ ♋ ♌ ♎ Σ Λ
Γ ☑ ☀ Æ ⇆ ☎ ✆ ✉ ♊ ♏ ♓ Δ Ψ Φ Θ Ξ Ω ♢ ♤ ♧ ♡ Π Σ † τ λ ※ ▲ △ ▼ ▽ № •
◦♏♠ ♥ ♣ ▲ ▼ ☎ ☁ ☂ ♋ ☇ ☺ ♡ ♑ ♌ † ♓ ♊ ♐ ✉ ⌣ ☎ ☑ ✆ ✉ ☀ ♠♣♥♦ ♈ ♉ ♊ ♋ ♌ ♍ ♎ ♏ ♐ ♑ ♒ ♓ Δ Σ Λ Γ Ψ Φ Θ Ξ Ω ♢ ♤
»ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́. ː̗̀☀̤̣̈̇
ː̖́ː̗̗̀̀ ː̖̖́́♥H̳̿A̳̿V̳̿E̳̿ ̈́A̳̿ ̈́N̳̿I̳̿C̳̿E̳̿ ̈́W̳̿E̳̿E̳̿K̳̿E̳̿N̳̿D̳̿♥ː̗̗̀̀ ː̖̖́́-̶̶
•-̶̶•̸Ϟ•̸ ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́ ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́
•̸Ϟ•̸-̶̶•-̶̶-̶̶•-̶̶•̸Ϟ•̸ ː̗̀ ː̖́ ː̗̀ ː̖́ •̸Ϟ•̸-̶̶•-̶̶
D̶̲̥̅єάƦ :
•*´¨*•.¸¸.•*´¨*•.¸¸.•*´¨*•.¸¸.•*´¨*•.¸¸.O:)
(_ ( …☺…☺…☺…☺…☺…☺…☺
(=’ :’) •♥•Ħάƿƿƴ ß✽Ðàƴ •♥•
(,(”)(”).☺…☺…☺…☺…☺…☺…☺
¸.•*´¨*•.¸¸.•*´¨*•.¸¸.•*´¨*•.¸¸.•*´¨*•.¸O:)
(*)´¨)
¸.•´. ¸.•*¨) ¸.•*¨)
(¸¸.•´(¸.•ŠëĿαмα† pαgϊ(*)´¨)
¸.•´. ¸.•*¨) ¸.•*¨) (*)´¨)
¸. .•´. ¸.•*¨) ¸.•*¨)
(¸¸.•´(¸.•
(¸¸.•´(¸.•
. •.¸<3.•´•.¸.•´ d ="D♓ªª♓ªª♓" d ="D♓ª♓ª♓♓ª♓ª♓=" d ="D♓ªª♓ªª♓" d ="D♓ªª♓ªª♓" d ="D" d="D˘•˘˘°˘=" d="D˘•˘" d="D˘•˘˘°˘"> [̲̅̅ ][̲̅̅ ][̲̅̅ ][̲̅̅ ][̲̅̅ ][̲̅̅ ][̲̅̅ ]> ♥♥« ⌣..
……….\|///
……….(^▄ ▄^)
……….(…(_)…)
…………..–../_
………/¯¯Y¯¯. … ………..♪…..♪…..♪….♪
………|._._…..|_. …….♪….♪…..♪
……….__……|….. …….♪….♪
……(¯¯¯…_|/¯¯___________oooooo
……..)===ºººº====0000========:)
……(____/¯¯¯__/
………/…./…………
..__./._/………….._.__
(____ /………….(_____) ஐร$єקקקק……….!!!ஐ
»»»»»»»»»»
♐ .keluar naik
__¡’””””””””””””‘?
/_ I. B I S ?
‘-0-””””””””’00″””
Stop paakk….!!
Akhirnya
#:-s>. Ñýâ♍e
/!! Ĵuĝa !
_/ _
Aduh demi ({})km
:) / . Ǻq
/! Ĵaǜħ²
/>. Ðɑŧɐnĝ
_Π____ 。 ðařį
/_____/ \。 rumah
| 田田|門|
Ƈµmà Mo
Ƃiläñб •*…* • ♏ǒ®ŇϞŇǤ •*…*•
»»»»»»»»»»
…………………..,””,”””,””,””,
………………….#.#..#.#.#
………………__#_#_#_#_#__
………………{_..`..`.`.`..`.._}
……………__{_…_.._.._.._…_}__
…………..{_…H…A…P…P…Y…_}
………..__{_…_…_.._.._.._…_…_}__
…….__{__…B.I..R..T…H..D..A..Y…__}
_.—{__…_…_…_…_.._…_…_…_…__}— .
(…..`.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”. `…..)
`~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~`
………..(0 0)
.—oOO– (_)—–.
╔═════════════════╗
║ PISSSSSSSSSS ║
╚═════════════════╝
‘—————oOO
……..|__|__|
………. || ||
……. ooO Ooo
‘’„‘’‘’„‘’ ‘’„‘’‘’„‘’
‘’„‘’ ‘’„‘’
‘’„‘’ŴªĿаªaªaЂ‘’„‘’
‘’„‘’ ‘’„‘’
‘’„‘’‘’„‘’ ‘’„‘’‘’„‘’™
,,,
(.”)
,_/
) )~ prrrreeeet
_|,|
Bismillah : بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ Alhamdulillah : اَلْحَمْدُلِلّهِ Amin : آمِيّنْ… آمِيّنْ… يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّنْ
اَسْتَغْفِرُاَللّ (astaghfirullah)اَللّه (Allah)حَلاَل (halal)حَرَم (haram)اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْنَ (innalillahi wa innailaihi raji’un)سُبْحَانَ اللّه (subhanallah)
لاَ هَوْلَ وَلاَ قُوَّتَ اِلاَّبِاللّهِ(laahaula walaa kuwwata illa billah)مَاشَآءَاللّهُ (masya Allah)تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُم تَقَبَّلْ يَا كَرِيْم (idul fitri)اِنْ شَآ ءَ اللّهُ (insyaallah)
اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، وَلِلّهِ الْحَمْدِ (takbir)وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُ هُ (Wa’alaikumsalam Wr. WB)
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ(Assalamu’alaikum Wr. WB) وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ(Wassalamu’alaikum Wr. WB)
Dengan simbul-simbul yang ada diatas ini maka anda bisa membuat kreasi sendiri atau anda kurang bisa anda bisa dapatkan di blog ini dan akan bisa masukan di BB kamu sehingga bisa anda sebarkan kepada teman-teman anda nantinya.
Oke semoga info ini berguna bagi kamu semua, dan menjadi acuan yang berguna dan mengasikan saat anda menggunakan BB terbaru anda.

Dengan hal ini pastinya sangat gokil banget bro..dan teman anda pastinya akan sangat suka sekali dengan apa yang ada kirimkan seperti auto text bb yang akan kami persembahkan di blog ini nantinya dengan mengetahui melihat di bawah ini agand-agand semua ya.
symbol BlackBerry®
☎ ☇ ☁ ☂ ♥ ♣ ♠ ♦ © ® ™ ☂ ☃ ☁ ☇ ⌣ ¶ ¿ § ø œ Œ Þ ™ ♥ ♣ ♠ ♦ ☎ ♍ ♑ ♉ ♐ ♈
♒ ♋ ♌ ♎ Σ Λ Γ ☑ ☀ Æ ⇆ ☎ ✆ ✉ ♊ ♏ ♓ Δ Ψ Φ Θ Ξ Ω ♢ ♤ ♧ ♡ Π Σ † τ λ ※
▲ △ ▼ ▽ № • ◦♏♠ ♥ ♣ ▲ ▼ ☎ ☁ ☂ ♋ ☇ ☺ ♡ ♑ ♌ † ♓ ♊ ♐ ✉ ⌣ ☎ ☑ ✆ ✉ ☀ ♠♣♥♦ ♈
♉ ♊ ♋ ♌ ♍ ♎ ♏ ♐ ♑ ♒ ♓ Δ Σ Λ Γ Ψ Φ Θ Ξ Ω ♢ ♤ ♧ ♡ ☂ ☆ ★♠ ♦ ♣ ♡ ♥ © ®
☺ § ™ ¤ ♂ ♀ * ☂ ☃ ☁ ☇ ⌣ ♋ ¶ ø œ Œ ¹²³ ¬ ∞ ° • o ‰ ∏ µ Δ Ω √ ¢ ¥ € £ ƒ
$ ≤ ≥ ± ≠ ~ ≈ ¼ ½ ¾ (( )) [ } » ÷ ` ” | ∫ ∑ †
‡ … ¦ ¿ ¡¤ ± µ ð̀́ Ώ Δ Θ έ ζ † ‡ ₣ ¬ ª ¯ ÷ Ξ♥ ♦ ♣ ♠ ▲ ► ▼ ◄º ¹ ² ¼
½ ¾ °® ©™♥ • @ √ ™ № ~ ξ € ≈ ® û â î ♣ ♠ εїз ^ + * % # ¨ o 0 »-> ø ¤ ?
¿ © † ♡ ζ ω ∏ √ ¤ ∞ ≠ ^_^ = » « ▲ γ ©†εïз ® © °¹²³∙ ◦ ♠ ♣ ° Ψ № ∑ ξ ζ ω ∏ √ ¤
∞ ≠ ^_^ = ≈ ▲ γ ō ε ┌ ω § Θ I ™ ù ν ώ x ч ž »»–>☀ e△.:*¨.:*√ ¤ ∞ ™ ♈ ♋ ≈ Ш ǎ ☃ ☎ ☺ Í Î Ï Ð ÑÒ Ó Ô Õ Ö × Ø Ù Ú Û Ü ÝÞ ß
àá â ã ä å æ ç è é ê ëì í î ï ð ñ ò ó ô õ ö ÷ ø ù ú û ü ý þ ÿ Āā Ăă Ąą
Ć ć ĉ Ċ ċ Čč Ď ď Đ đ Ē ē Ĕ ĕ Ė ė Ę ę Ě ě Ĝ ĝ Ğ ğ Ġ ġ Ģ ģ Ĥ ĥ Ħ ħ Ĩ ĩ Ī
ī Ĭĭ Į į İ ı IJ ij Ĵ ĵ Ķ ķ ĸ Ĺĺ ļ Ľ ľ Ŀ ŀ Ł ł Ń ń Ņ ņ Ň ň ʼn Ŋ ŋŌ ō Ŏő Œ
œ Ŕ ŕ Ŗ ŗ Ř řŚ ś Ŝ ŝ Ş ş Š š Ţ ţ Ť ť Ŧ ŧ Ũ ũ Ū ū Ŭ ŭ Ů ů Ű űŲ ų Ŵ ŵ Ŷ
ŷ Ÿ Ź ź Ż ż Ž ž ſ ƒ Ǻ ǻ Ǽ ǽ Ǿ ǿ ˆ ˇ ˉ ˘˙ ˚ ˛ ˝ ;· Έ Ή Ί Ό Ύ Ώ ΐ Α Β Γ
Δ Ε Ζ Η Θ Ι Λ Κ Μ Ν Ξ Ο Π Ρ Σ Τ Υ ΦΧ Ψ Ω ΪΫ ά έ ή ί ΰ α β γ δ ε ζ η θ
ι κ λ μ ν ξ ο π ρ ς σ τ υ φ χψ ω ϊ ϋ ό ύ ώ Ё Ђ Ѓ Є Ѕ І Ї Ј Љ Њ Ћ Ќ Ў Џ
А Б В Г Д Е Ж З И Й КЛ М Н О П Р С Т УФ Х Ц Ч Ш Щ Ъ Ы Ь Э Ю Яб в г д е
ж з и й к л м но п р с т у ф х ц ч ш щъ ы ь э ю я ёђ ѓ є ѕ і јј љ њ ћ
ќ ў џ Ґ ґ Ẁ ẁ Ẃ ẃ ẅ Ẅ Ỳ ỳ – — ― ‘‚ “ ” „ † ‡ •… ‰ ′ ″‹› ‾ ⁄ ₣ ₤ ₧ € №
™ ∂ ∏ ∑ ∕ ∙ √ ∞ ∫ ≈ ≠ ≤ ≥ ◦ [1] ♦ • Ǻǻ Ǽ ǽ Ế ế Ề °©•. ◦ εïз ♥♡ ♠♣※△∞≈¤
• . •®™†» «▲△▼№↓Ψ∑ξζω∏√ o(‧”’‧)o ºº*.:*¨ ..:*•.‧::‧ • ♥~♡~ō~↓oaPpY ω ♥
* ◦☎ ♥ ♡ ♠♡♣♤♥♧ Ẁ ẁ Ẃ ẃ Ẅ ẅ Ế ế Ề ề ½ ¾ ≈ ≠ ≤ ≥ ┌ ┐ └ │┌ ┐└ ☎ ☇ ☁ ☂ ♥
♣ ♠ ♦ © ® ™ ☂ ☃ ☁ ☇ ⌣ ¶ ¿ § ø œ Œ Þ ™ ♥ ♣ ♠ ♦ ☎ ♍ ♑ ♉ ♐ ♈ ♒ ♋ ♌ ♎ Σ Λ
Γ ☑ ☀ Æ ⇆ ☎ ✆ ✉ ♊ ♏ ♓ Δ Ψ Φ Θ Ξ Ω ♢ ♤ ♧ ♡ Π Σ † τ λ ※ ▲ △ ▼ ▽ № •
◦♏♠ ♥ ♣ ▲ ▼ ☎ ☁ ☂ ♋ ☇ ☺ ♡ ♑ ♌ † ♓ ♊ ♐ ✉ ⌣ ☎ ☑ ✆ ✉ ☀ ♠♣♥♦ ♈ ♉ ♊ ♋ ♌ ♍ ♎ ♏ ♐ ♑ ♒ ♓ Δ Σ Λ Γ Ψ Φ Θ Ξ Ω ♢ ♤
»ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́. ː̗̀☀̤̣̈̇
ː̖́ː̗̗̀̀ ː̖̖́́♥H̳̿A̳̿V̳̿E̳̿ ̈́A̳̿ ̈́N̳̿I̳̿C̳̿E̳̿ ̈́W̳̿E̳̿E̳̿K̳̿E̳̿N̳̿D̳̿♥ː̗̗̀̀ ː̖̖́́-̶̶
•-̶̶•̸Ϟ•̸ ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́ ː̗̀☀̤̣̈̇ː̖́
•̸Ϟ•̸-̶̶•-̶̶-̶̶•-̶̶•̸Ϟ•̸ ː̗̀ ː̖́ ː̗̀ ː̖́ •̸Ϟ•̸-̶̶•-̶̶
D̶̲̥̅єάƦ :
•*´¨*•.¸¸.•*´¨*•.¸¸.•*´¨*•.¸¸.•*´¨*•.¸¸.O:)
(_ ( …☺…☺…☺…☺…☺…☺…☺
(=’ :’) •♥•Ħάƿƿƴ ß✽Ðàƴ •♥•
(,(”)(”).☺…☺…☺…☺…☺…☺…☺
¸.•*´¨*•.¸¸.•*´¨*•.¸¸.•*´¨*•.¸¸.•*´¨*•.¸O:)
(*)´¨)
¸.•´. ¸.•*¨) ¸.•*¨)
(¸¸.•´(¸.•ŠëĿαмα† pαgϊ(*)´¨)
¸.•´. ¸.•*¨) ¸.•*¨) (*)´¨)
¸. .•´. ¸.•*¨) ¸.•*¨)
(¸¸.•´(¸.•
(¸¸.•´(¸.•
. •.¸<3.•´•.¸.•´ d ="D♓ªª♓ªª♓" d ="D♓ª♓ª♓♓ª♓ª♓=" d ="D♓ªª♓ªª♓" d ="D♓ªª♓ªª♓" d ="D" d="D˘•˘˘°˘=" d="D˘•˘" d="D˘•˘˘°˘"> [̲̅̅ ][̲̅̅ ][̲̅̅ ][̲̅̅ ][̲̅̅ ][̲̅̅ ][̲̅̅ ]> ♥♥« ⌣..
……….\|///
……….(^▄ ▄^)
……….(…(_)…)
…………..–../_
………/¯¯Y¯¯. … ………..♪…..♪…..♪….♪
………|._._…..|_. …….♪….♪…..♪
……….__……|….. …….♪….♪
……(¯¯¯…_|/¯¯___________oooooo
……..)===ºººº====0000========:)
……(____/¯¯¯__/
………/…./…………
..__./._/………….._.__
(____ /………….(_____) ஐร$єקקקק……….!!!ஐ
»»»»»»»»»»
♐ .keluar naik
__¡’””””””””””””‘?
/_ I. B I S ?
‘-0-””””””””’00″””
Stop paakk….!!
Akhirnya
#:-s>. Ñýâ♍e
/!! Ĵuĝa !
_/ _
Aduh demi ({})km
:) / . Ǻq
/! Ĵaǜħ²
/>. Ðɑŧɐnĝ
_Π____ 。 ðařį
/_____/ \。 rumah
| 田田|門|
Ƈµmà Mo
Ƃiläñб •*…* • ♏ǒ®ŇϞŇǤ •*…*•
»»»»»»»»»»
…………………..,””,”””,””,””,
………………….#.#..#.#.#
………………__#_#_#_#_#__
………………{_..`..`.`.`..`.._}
……………__{_…_.._.._.._…_}__
…………..{_…H…A…P…P…Y…_}
………..__{_…_…_.._.._.._…_…_}__
…….__{__…B.I..R..T…H..D..A..Y…__}
_.—{__…_…_…_…_.._…_…_…_…__}— .
(…..`.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”.”. `…..)
`~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~`
………..(0 0)
.—oOO– (_)—–.
╔═════════════════╗
║ PISSSSSSSSSS ║
╚═════════════════╝
‘—————oOO
……..|__|__|
………. || ||
……. ooO Ooo
‘’„‘’‘’„‘’ ‘’„‘’‘’„‘’
‘’„‘’ ‘’„‘’
‘’„‘’ŴªĿаªaªaЂ‘’„‘’
‘’„‘’ ‘’„‘’
‘’„‘’‘’„‘’ ‘’„‘’‘’„‘’™
,,,
(.”)
,_/
) )~ prrrreeeet
_|,|
Bismillah : بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْ Alhamdulillah : اَلْحَمْدُلِلّهِ Amin : آمِيّنْ… آمِيّنْ… يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّنْ
اَسْتَغْفِرُاَللّ (astaghfirullah)اَللّه (Allah)حَلاَل (halal)حَرَم (haram)اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْنَ (innalillahi wa innailaihi raji’un)سُبْحَانَ اللّه (subhanallah)
لاَ هَوْلَ وَلاَ قُوَّتَ اِلاَّبِاللّهِ(laahaula walaa kuwwata illa billah)مَاشَآءَاللّهُ (masya Allah)تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّ وَ مِنْكُم تَقَبَّلْ يَا كَرِيْم (idul fitri)اِنْ شَآ ءَ اللّهُ (insyaallah)
اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، وَلِلّهِ الْحَمْدِ (takbir)وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُ هُ (Wa’alaikumsalam Wr. WB)
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ(Assalamu’alaikum Wr. WB) وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ(Wassalamu’alaikum Wr. WB)
Dengan simbul-simbul yang ada diatas ini maka anda bisa membuat kreasi sendiri atau anda kurang bisa anda bisa dapatkan di blog ini dan akan bisa masukan di BB kamu sehingga bisa anda sebarkan kepada teman-teman anda nantinya.
Oke semoga info ini berguna bagi kamu semua, dan menjadi acuan yang berguna dan mengasikan saat anda menggunakan BB terbaru anda.
Wednesday, January 22, 2014
Reduce Loss of Wheel Traction with Brake
Usually the rally driver and drifter, and also motocrosser, use brake to get sliding effect as wheels are locked and lose traction.
But what discussed in this article is to use the brake to prevent driving wheel spin freely due to slippage or loss of traction, as side effect of a component named differential. Brake is used to gain traction.
Differential in four-wheeled motor vehicles, serves to adjust wheels speed when the vehicle is cornering. Because of differences in the radius of the circle, a wheel that is outside the cornering line will spin faster than the wheel in the inside. Suppose the vehicle turned right, then the left wheel will spin faster than the wheel on the right.

Differential is only mounted on the axle that transmits engine torque to the wheels. In the rear-wheel drive system, differential is mounted on the rear axle. On front-wheel drive system, differential is mounted on middle of front wheels. For vehicle with 4 wheel drive system, differentials are mounted on the front and rear axles. Similarly to vehicle wheel with 6 wheel drive.
On wheels that do not transmit engine power, these wheels are free to run and follow direction and speed of the vehicle, so no differential is needed.
But, if one wheel that drives a vehicle slip or lose traction, then the differential will transmit engine torque to the slipping wheel. For example in a pick-up vehicle with rear-wheel drive, if rear left wheel slip in the mud, while the rear right wheel is on the asphalt. Thus, the left rear wheel will be given torque by the differential, but this wheel is slipping, so the pick-up can not move. This is not a problem if you use the differential that can give power to the wheel with best traction, for example using a Limited Slip Differential, or Locking Differential.
For rear-wheel drive vehicles, such as pick-up and bus, hand brake or parking brake can be helpful to reduce rear wheels slip. The trick is to pull the hand brake half, so that both rear wheels have about same turning load, so the differential divides engine torque to left and right wheel. Step on throttle pedal a bit deeper to ensure engine provides enough power to overcome hand brake force and to drive the vehicle. Release the hand brake when the vehicle is moving normally. If the handbrake is pulled too much, then there is the possibility of engine shut off as not being able to overcome hand brake braking force and vehicle load.
For front-wheel drive vehicles, such as sedan, if one of the front wheels lose traction, then it can be helped by pressing the brake pedal half. Do not press the brake pedal too much that make the engine not able to overcome braking force.
This trick to reduce the loss of traction by using brake is very good for rear-wheel drive vehicle, because it simply by activating the parking brake half, and parking brake only works on rear wheels. While front wheels can turn freely and do not increase the engine load.
On front-wheel drive vehicles, this method is somewhat more difficult to apply. Because the risk of using the foot brake will lock all wheels. But if both rear wheels are also slipping, then the risk of engine lack of power as wheel locking is lower.
This driving technique can be applied when the driving wheel is slipping in the mud, sand, gravel, snow, grass,or wheel is lifted and drifted due to the uneven road. It would be better if this technique is done gently, because sudden movements can make tires lose grip. If wheel slippage is not because it is lifted such as tire sinking in the mud, the reduction in tire inflation pressure can help to increase traction, as wider tire contact surface will reduce tire surface pressure on to slippery ground or mud. Can be applied to manual transmission and automatic transmission (if the parking brake can be applied when the accelerator pedal is pressed on 1st or Drive position).
You can prove this technique without the need to wait for your vehicle to slip. Procedure: jack the driving wheels, eg on the rear-wheel drive pick-up, jack the two rear wheels so that both wheels are no longer touching the ground or floating. Make sure both the front wheels properly blocked by wheel chocks to ensure the vehicle won’t move. Have someone to start the engine, then use the first gear to turn two floating rear wheels. Hold one of rear wheels with your hand, if the differential works well then you can easily stop a spinning rear wheel, and the differential will transfer torque to the wheel that are free and rotate it two times faster. Then, ask your friend to apply the parking brake a half while stepping on the accelerator pedal to increase engine torque to overcome braking force. Now try to hold one of those floating driving wheels, it will be very difficult to stop even impossible. Both wheels continue to rotate together even though you try to stop one of the driving wheels. Note: this procedure is only for standard differential, not for Limited Slip differential, ensure your safety before you perform this procedure.
For front-wheel drive, you have to jack up both front wheels to float. Perform the same procedure as above, but apply a half foot brake in order to make both front wheels continue to rotate together although you hold one of those front wheels as you try to stop it.
Traction Control System (TCS) or Anti-slip Regulation (ASR) are using the same principle, applying brake on slipping wheel to maintain traction and it is done automatically by computer. It is applied by Mercedes Benz, BMW, General Motors, etc.
Tuesday, January 21, 2014
Petua Mencantikkan Bibir Anda
Adakah anda sedang mengalami masalah bibir kering ataupun bibir pecah? Jika tidak, adakah anda risaukan bibir anda hitam akibat daripada kesan merokok mahupun penggunaan gincu bibir yang kurang sesuai?
Seandainya anda berdepan dengan salah satu masalah di atas, usah cemas. Saya cuba mengetengahkan satu petua ringkas untuk anda atasinya. Hanya satu bahan utama yang anda perlukan iaitu mentega.
Gambar Mentega (butter) - EHow.com
Caranya begini;
1. Ambil sedikit saja mentega dan sapukan hingga rata di sekitar kawasan bibir anda.
2. Lakukan proses ini pada setiap malam iaitu ketika sebelum tidur.
Itu saja. :)
Anda amalkanlah petua bibir ni sehingga bibir anda kembali segar dan warnanya pun kembali pada asal.
Selamat Mencuba!
120 cm long Cassava from Cijeruk Indonesia
This is a video about 120 cm long cassava (Manihot utilissima), in Indonesia called as singkong or ketela pohon or ubi kayu. This giant cassava is harvested after about 1 year planted without chemical. It is purely organic farming. Ordinary size cassava is shown also in video for comparison.
It is planted in Cijeruk, Bogor, Indonesia, about 500 meters above sea level, average temperature 26o C.
Gambar video ini tentang singkong (Manihot utilissima) atau ketela pohon atau ubi kayu. Singkong raksasa ini dipanen setelah 1 tahun ditanam tanpa bahan kimia. Pertania ini murni organik. Singkong ukuran biasa tampak juga dalam video sebagai perbandingan.
Singkong ini ditanam di Cijeruk, Bogor, diketinggian sekitar 500 meter dari muka laut, temperatur rata-rata 26o C.

As quoted from Wikipedia: Thailand is the largest exporter of dried cassava, followed by Vietnam, Indonesia and Costa Rica.
Sebagimana dikutip dari Wikipedia: Thailand adalah exportir terbesar singkong kering, diikuti oleh Vietnam, Indonesia dan Costa Rica
It is planted in Cijeruk, Bogor, Indonesia, about 500 meters above sea level, average temperature 26o C.
Gambar video ini tentang singkong (Manihot utilissima) atau ketela pohon atau ubi kayu. Singkong raksasa ini dipanen setelah 1 tahun ditanam tanpa bahan kimia. Pertania ini murni organik. Singkong ukuran biasa tampak juga dalam video sebagai perbandingan.
Singkong ini ditanam di Cijeruk, Bogor, diketinggian sekitar 500 meter dari muka laut, temperatur rata-rata 26o C.

As quoted from Wikipedia: Thailand is the largest exporter of dried cassava, followed by Vietnam, Indonesia and Costa Rica.
Sebagimana dikutip dari Wikipedia: Thailand adalah exportir terbesar singkong kering, diikuti oleh Vietnam, Indonesia dan Costa Rica
Subscribe to:
Comments (Atom)